Angin Kencang Terjang Candi Sidoarjo, 6 Rumah Warga Rusak
SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id – Hujan lebat disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Candi, Sidoarjo, Rabu (21/1) sore. Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan ringan, terutama pada bagian atap.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo, wilayah terdampak meliputi Desa Kendalpecabean dan Desa Kebonsari. Di Desa Kendalpecabean, tercatat empat rumah warga mengalami kerusakan ringan akibat genteng dan atap asbes yang rusak diterjang angin. Sementara di Desa Kebonsari, dua rumah warga mengalami kerusakan serupa.
Humas BPBD Damkar Sidoarjo Yoli Wisnu mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. “Setelah menerima laporan, petugas BPBD Kabupaten Sidoarjo langsung menuju lokasi untuk melakukan assessment, penanganan pohon tumbang, serta pembersihan material yang mengganggu aktivitas warga,” ujar Yoli Wisnu, Kamis (22/1).
Dia menjelaskan, kerusakan yang terjadi mayoritas disebabkan oleh angin kencang yang menyertai hujan deras, sehingga merusak bagian atap rumah warga. Meski demikian, Yoli memastikan kondisi di lokasi kejadian saat ini sudah berangsur kondusif.
Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut, serta tidak terdapat warga yang harus mengungsi. “Alhamdulillah tidak ada korban luka maupun korban jiwa, dan pengungsi nihil. Proses assessment telah dilakukan dan situasi di lapangan sudah terkendali,” tambahnya.
Sebagai langkah penanganan awal, BPBD Sidoarjo telah menyalurkan bantuan logistik berupa terpal kepada warga terdampak. Empat terpal disalurkan untuk warga Desa Kendalpecabean dan tiga terpal untuk warga Desa Kebonsari. Selain penyaluran bantuan, BPBD Sidoarjo juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak Kecamatan Candi guna memastikan proses penanganan berjalan optimal serta memantau perkembangan kondisi pasca kejadian.
BPBD Sidoarjo mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya hujan yang disertai angin kencang, serta segera melaporkan kepada petugas apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing.
Editor : Aini Arifin