Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : SMA Progresif Bumi Shalawat Buka Pintu Dunia untuk Santri, Resmi Gandeng IFI Ajarkan Bahasa Prancis
Advertisement . Scroll to see content

Mayat Pelajar Mengapung di Sungai Brantas Gegerkan Warga Prambon Sidoarjo

Rabu, 07 Mei 2025 | 21:57 WIB
  • author Nanag Ichwan
Mayat Pelajar Mengapung di Sungai Brantas Gegerkan Warga Prambon Sidoarjo
Petugas ketika evakuasi korban (Foto:ist)

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id – Warga Dusun Tanjung Anom, Desa Bulang, Kecamatan Prambon, digemparkan oleh penemuan mayat seorang pelajar laki-laki yang mengapung di aliran Sungai Brantas. Korban diketahui berinisial MA (18), warga Desa Kaligoro, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Saat ditemukan, korban masih mengenakan seragam putih sekolah. Identitasnya diketahui sebagai siswa salah satu SMK di Mojokerto. Diduga kuat, korban tenggelam di sungai dan sudah meninggal lebih dari 24 jam sebelum ditemukan. Kapolsek Prambon, AKP Sugiono, membenarkan adanya penemuan tersebut.

Ia menjelaskan, jasad korban ditemukan di sekitar pondasi bendungan Sungai Brantas, tepatnya di wilayah Tanjung Anom, Bulang, Prambon. “Korban ditemukan dalam kondisi mengapung dengan seragam sekolah masih melekat di tubuhnya kemarin sore. Dari hasil pemeriksaan awal, diduga korban sudah meninggal lebih dari 1x24 jam,” ujar AKP Sugiono saat dikonfirmasi, Rabu (7/6/2025).

Penemuan mayat ini bermula ketika seorang warga bernama Hartono sedang mengecek debit air di Bendungan Bulang. Saat itu, ia melihat ada benda mencurigakan mengapung di permukaan air. Setelah didekati, ternyata sosok mayat seorang laki-laki.

“Setelah dicek ternyata mayat laki-laki mengapung, kemudian saksi menghubungi perangkat desa dan diteruskan ke kami,” jelas Kapolsek.

Pihak kepolisian bersama relawan kemudian mengevakuasi jenazah dari lokasi dan membawanya ke Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Porong untuk dilakukan visum. Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui kronologi kejadian sebenarnya,” pungkasnya

Editor: Yoyok Agusta Kurniawan

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut