Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Operasi Pekat Diduga Bocor, Satpol PP Sidoarjo Tetap Amankan Miras dan LC, Mimik: Sikat Habis!
Advertisement . Scroll to see content

Pengamat Sebut Debat Perdana Pilkada Sidoarjo 2024 Pemaparan Paslon BAIK dan SAE Tak Nyambung

Minggu, 20 Oktober 2024 | 05:45 WIB
  • author nanang ichwan
Pengamat Sebut Debat Perdana Pilkada Sidoarjo 2024 Pemaparan Paslon BAIK dan SAE Tak Nyambung
Kasmuin Direktur CePAd. Foto: ist

SIDOARJO, iNews.id - Debat perdana Pilbup Sidoarjo 2024 antara paslon nomor 1, Subandi - Mimik Idayana melawan paslon 2, Ahmad Amir Aslichin - Edy Widodo secara umum dari teknis dan penampilan serta substansi materi debat masih belum menarik.

Hal itu disampaikan Kasmuin, Pengamat politik dari Center for Participatory Development Indonesia atau yang akrab disapa CePAD usai menyaksikan debat kedua paslon pada Sabtu (19/10/2024) malam yang digelar di Fave Hotel dan disiarkan langsung ive iNews TV.

Menurut Kasmuin, ending utama dalam sebuah debat publik atau debat kandidat adalah adu kualitas gagasan yang bersifat (dalam tataran) kebijakan. Ia menuturkan bahwa penonjolan tentang keinginan dan impian atau cita-cita tentang kondisi masyarakat dan daerah yang ingin dicapai harus ditampakkan.

Dalam pengamatan teknis, sebut dia, kedua kandidat masih terjebak dalam pertanyaan-pertanyaan yang bersifat pengetahuan teknis, bukan kebijakan strategis. Sehingga, menurut dia, visi-misi yang disampaikan di depan tidak terpaparkan atau terjabarkan dalam argumentasi teknisnya.

"Visi-misi dan paparan dalam tanya jawab menjadi kurang nyambung. Kedua Paslon terjebak pada promotion program yang menggoda harapan publik dalam hal ini pemerintah desa dan masyarakat desa," jelasnya ahli pengamat tata kelola dan administrasi desa itu.

Editor: Yoyok Agusta Kurniawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut