Lestarikan Budaya, Pemuda di Sidoarjo Bangun Rumah Berarsitektur Majapahit

Ichwan
.
Minggu, 27 Februari 2022 | 20:11 WIB
Rumah berarsitektur Majapahit milik Ichfan Setio Wahono yang terletak di Dusun Pendopo, Desa Ental Sewu RT 1, RW 1 Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo.

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id-Usianya masih muda, namun kecintaannya dengan budaya dan benda bersejarah tak perlu diragukan. Ia adalah Ichfan Setio Wahono, warga asli Kabupaten Sidoarjo. Ichfan, sapaan karibnya rela merogoh kocek hingga ratusan juta untuk merehab rumah berarsitektur Majapahit.

Rumah milik pemuda kelahiran 1996 silam yang terletak di Dusun Pendopo, Desa Ental Sewu RT 1, RW 1 Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo berbeda dengan arsitek rumah lainnya. Hanya rumah itu bernuansa warna coklat bata merah, khas arsitek Majapahit.

Siapapun yang melintas di depan rumahnya, di gang jalan selebar 5 meter itu pasti terkagum. Sebab, nuansa arsitek bangunan Majapahit terlihat jelas. Salah satunya saat berada di pagar pintu masuk rumah.

Pagar bernuansa arsitek bangun Majapahit itu juga dihiasi dua payung kuning dan dua arca yang menjaga di gerbang pintu masuk.

Sementara bagian atap rumah juga dihiasi gambar wayang. Bukan hanya itu, sejumlah ornamen-ornamen bernilai seni mulai patung, tanaman hingga koleksi barang kuno menghiasi di rumah selebar 7 meter dengan panjang 17 meter itu.

"Semua bangunan ini saya konsep arsitek ala Majapahit," ucap Ichafan kepada Sidoarjo.iNews.id, Minggu (27/2/2022).

Ia mengaku mulai merehab bangunan itu mulai dua tahun lalu, sekitar tahun 2019. Ia terinspirasi dengan sejarah besarnya kerajaan Majapahit. "Jadi esensinya saya ingin melestarikan budaya leluhur yang memiliki arsitek mewah, arsitek yang adiluhung. Ini yang menginspirasi saya merehab semua ini," ungkapnya.

Ichfan mengaku mendatangkan tukang bangunan khusus yang ahli urusan arsitek bangunan Majapahit itu. Putra semata wayang pasangan Supardi dan Niswatul Rohmah kesengsem terhadap budaya dan seni tidak hanya diekspresikan ke bangunan rumah saja. Ia juga memiliki banyak koleksi barang kuno mulai dari sepeda onthel kuno hingga barang antik lainnya.

"Kalau sepeda onthel kuno diantaranya yang saya koleksi bermerk Gazela, Simplex, Bugres, Humber koleksi Penny Farthing produk Inggris tahun 1870," jelasnya.

Meski demikian, pemuda yang hobi koleksi barang antik sejak duduk di bangku SMP itu membuka lebar bagi muda mudi atau siapapun yang ingin mencari sport foto dengan barang-barang antik untuk datang ke kediamannya.

"Kami persilahkan tanpa biaya apapun alias gratis. Jadi seeing juga digunakan untuk foto preweding," pungkasnya.

Editor : Nanang Ichwan

Follow Berita iNews Sidoarjo di Google News

Bagikan Artikel Ini