Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : SMA Progresif Bumi Shalawat Buka Pintu Dunia untuk Santri, Resmi Gandeng IFI Ajarkan Bahasa Prancis
Advertisement . Scroll to see content

Rusia Larang Masuk 500 Warga AS, Satu Diantaranya Mantan Presiden Obama

Sabtu, 20 Mei 2023 | 07:19 WIB
  • author Ahmad Islamy Jamil
Rusia Larang Masuk 500 Warga AS, Satu Diantaranya Mantan Presiden Obama
Mantan Presiden AS, Barack Obama, termasuk salah satu dari 500 orang yang masuk dalam daftar sanksi terbaru dari Rusia. (Foto: Instagram)

MOSKOW, iNewsSidoarjo.id – Kementerian Luar Negeri Rusia pada Jumat (19/5/2023) mengumumkan ada 500 warga AS yang bakal dilarang masuk ke negeri beruang merah itu.Salah satunya adalah mantan Presiden Barack Obama.

Larangan masuk itu sebagai tanggapan Moskow atas sanksi terbaru yang diumumkan oleh Washington DC, belum lama ini.

Melangsir dari iNews.id Moskow juga telah menolak permintaan terbaru dari Amerika Serikat untuk memperoleh akses konsuler ke wartawan Wall Street Journal, Evan Gershkovich, yang kini ditahan Rusia. Warga AS itu ditangkap pada Maret lalu karena dicurigai sebagai mata-mata.

Kemlu Rusia menjelaskan, langkah tersebut dipicu oleh penolakan AS bulan lalu untuk memberikan visa kepada awak media Rusia yang bepergian dengan Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov ke PBB.

"Washington seharusnya sudah belajar sejak lama bahwa tidak ada satu pun serangan bermusuhan terhadap Rusia yang tidak akan dihukum,” kata kementerian itu.

Sebelumnya, pada Jumat, Amerika Serikat mengumumkan sanksi terhadap lebih dari 300 individu, kapal, pesawat, dan entitas lainnya dari Rusia.

Sanksi tersebut yang bertujuan untuk menghukum Moskow atas agresi militernya ke Ukraina. iNewsSidoarjo

Editor: Yoyok Agusta Kurniawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut