Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Diduga Tipu Petani Soal Lahan Sawah, Oknum Perangkat Desa di Sidoarjo Dilaporkan ke Polresta
Advertisement . Scroll to see content

Mayat Pria Berkaos Merah di Sidoarjo Bikin Geger, Tergeletak di Samping Motornya

Kamis, 05 Januari 2023 | 20:42 WIB
  • author Yoyok Agusta
Mayat Pria Berkaos Merah di Sidoarjo Bikin Geger, Tergeletak di Samping Motornya
Petugas Kepolisian dari Polsek Sedati dan Polresta Sidoarjo tengah melakukan olah TKP kejadian penemuan mayat pria berkaos merah. (Foto : Yoyok Agusta/iNews Sidoarjo).

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Mayat pria berkaos merah tergeletak di samping motornya yang masih hidup bikin geger warga Desa Semampir, Sedati, Sidoarjo, Kamis (5/1/2023).

Kondisi mayat pria tersebut dalam keadaan terlentang. Kondisi pakaiannya masih utuh. Korban mengenakan kaos merah dan celana pendek warna hitam, serta masih menggunakan topi.


Kondisi mayat pria berkaos merah tergeletak di samping motornya. (Foto : ist).

 

Korban tergelatak di samping motornya Honda Beat dengan nomor polisi W 3837 NAX. Kondisi motor korban pun masih menyala. Meski begitu, tak ada identitas yang dibawa korban.

Kapolsek Sedati Iptu Inda Purwati saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan awal oleh kepolisian, ditemukan luka-luka di tubuh korban.

"Hasil pemeriksaan dan olah tkp, ada luka di bagian dada," ujar Inda. Kamis (5/1/2023).

Meski korban dalam keadaan luka, pihak Kepolisian masih belum bisa menjelaskan apakah luka tersebut disebabkan karena benda tumpul atau tajam. Meski begitu, mayat pria tersebut diduga menjadi korban pembunuhan.

"Untuk dugaan awal diduga korban pembunuhan, tapi ini masih kami dalami," pungkas perwira dua balok di pundak itu.

Editor: Nanang Ichwan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut