Temuan tersebut menjadi bagian dari pendalaman penyidik untuk memastikan kemungkinan adanya korban lain. “Dari pemeriksaan yang kami lakukan, masih ditemukan komunikasi pelaku dengan anak-anak di bawah umur melalui media sosial. Kami masih terus melakukan pengembangan untuk memastikan apakah ada korban lainnya,” tegas Rohmawati.
Penyidik masih mendalami seluruh aktivitas MAY, termasuk pola komunikasinya dengan anak-anak melalui sejumlah platform digital. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengungkap secara utuh perkara tersebut. Rohmawati mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak di media sosial.
Terutama ketika anak berkomunikasi dengan orang yang baru dikenal melalui platform digital. “Orang tua kami imbau untuk lebih aktif melakukan pengawasan dan memberikan pemahaman kepada anak terkait keamanan dalam menggunakan media sosial, terutama saat berkomunikasi dengan orang yang baru dikenal,” pungkasnya.
Editor : Yoyok Agusta Kurniawan
Artikel Terkait
