SIDOARJO - Warga Perumahan Graha Anggrek Mas, Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di depan tempat karaoke, Rabu (9/9/2026) pagi. Pria tersebut ditemukan dalam kondisi tergeletak di jalan sekitar pukul 05.00 WIB.
Korban diketahui bernama Muhammad Anhar, 51, warga Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran. Hingga kini, penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan kepolisian.
Kapolsek Buduran Kompol Sugeng Sulistiyono mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang melakukan aktivitas rutin jalan pagi. "Awalnya saksi sedang jalan pagi. Saat melintas di depan tempat karaoke, melihat seorang laki-laki tergeletak di jalan. Setelah didekati dan dilakukan pengecekan, ternyata korban sudah meninggal dunia," kata Sugeng, Rabu (9/9/2026).
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas keamanan setempat. Sekuriti bernama Jauri bersama warga lainnya selanjutnya melakukan pengecekan ke lokasi sebelum melaporkannya ke Polsek Buduran.
Petugas Polsek Buduran bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Sidoarjo kemudian mendatangi lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan mengenakan jaket hitam, celana hijau, dan topi hitam. Di sekitar korban juga ditemukan sejumlah barang, termasuk bungkus rokok dan korek api.
Petugas juga menemukan sebuah sepeda motor warna hitam bernopol W 5781 NAK yang diduga milik korban. "Di lokasi kami menemukan sepeda motor yang diduga milik korban beserta beberapa barang lainnya. Selanjutnya jenazah dibawa untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," terangnya.
Dalam laporan kepolisian, petugas juga mendapati adanya busa pada bagian mulut korban. Namun, kondisi tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai penyebab kematian. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Pusdik Sabhara Bhayangkara Porong untuk dilakukan Visum Et Repertum (VER) guna membantu mengetahui penyebab kematian.
Sejumlah barang milik korban yang diamankan petugas antara lain sepeda motor, bungkus rokok, korek api, topi, sepasang sandal jepit, serta uang tunai Rp115 ribu. "Untuk penyebab pasti meninggalnya korban masih dalam penyelidikan. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut," tandasnya.
Editor : Hidayat Adi
Artikel Terkait
