Sempat Mengeluh Sakit, Pria 45 Tahun di Sidoarjo Ditemukan Meninggal Dalam Kos

Nanang Ichwan
Usai diidentifikasi, jenazah korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk proses lebih lanjut. (Foto: Istimewa).

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Salah satu kamar kos di Jalan Durian, Desa Ketajen, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, mendadak menjadi perhatian warga setelah seorang penghuni ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tubuh sudah kaku, Kamis (20/8/2026) malam.

Korban diketahui bernama Hariyanto, 45, warga Jalan Citra Karya, Desa Tambakan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Ia ditemukan sekitar pukul 21.00 WIB setelah teman korban datang ke kamar kos untuk bermain.

Kanit Reskrim Polsek Gedangan Iptu Andri Tri Sasongko mengatakan, penemuan korban bermula ketika Rohmat Hidayat, 51, datang ke kamar korban. Namun, setelah beberapa kali mengetuk pintu, tidak ada respons dari dalam kamar. "Awalnya saksi datang ke kamar korban, namun setelah diketuk tidak ada respons. Kemudian saksi meminta bantuan kepada saksi lainnya untuk mengecek kondisi korban," kata Andri, Jumat (21/8/2026).

Rohmat kemudian meminta bantuan Sujarwo, 36. Keduanya lantas mengajak Agus Setiono, 52, selaku pemilik kos, untuk bersama-sama mengecek kondisi korban.

Setelah mengetuk pintu dan memanggil korban beberapa kali, tetap tidak ada jawaban. Saat itu, pintu kamar dalam kondisi tidak terkunci sehingga mereka kemudian membukanya.

Betapa terkejutnya mereka saat mendapati Hariyanto sudah dalam posisi terlentang dengan tubuh kaku. Dari mulut korban juga terlihat mengeluarkan busa.

Pemilik kos kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Gedangan. Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan pemeriksaan awal dan memastikan korban telah meninggal dunia. "Setelah pintu dibuka, korban ditemukan dalam posisi terlentang dan tubuhnya sudah kaku. Dari mulut korban juga terlihat mengeluarkan busa," ungkap Andri.

Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Sidoarjo selanjutnya didatangkan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Selain itu, sejumlah obat juga ditemukan di dalam kamar korban. Keterangan dari teman korban menyebutkan, pada pagi sebelum kejadian, Hariyanto sempat meminta izin tidak masuk kerja karena sedang sakit.

Polsek Gedangan bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Sidoarjo kemudian memeriksa lokasi dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan penyebab kematian korban.

Jenazah Hariyanto selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Pusdik Gasum Sabhara Bhayangkara Porong untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Namun, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan dan keluarga menerima kematian Hariyanto sebagai musibah serta takdir.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban kemudian dibawa pulang oleh pihak keluarga ke kampung halaman untuk dimakamkan.

Editor : Hidayat Adi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network