Marindra Wibowo, Pilot Helikopter yang Jatuh di Kalimantan, Dimakamkan Secara Militer di Sidoarjo

Hidayat Adi
Jenazah pilot Marindra Wibowo dikebumikan di area pemakaman warga TNI AL di desa Gisik Cemandi, Sedati, Sidoarjo. Foto :ist

Bagi Royani, Marindra adalah tipe pilot yang tenang dan dapat diandalkan dalam situasi apa pun. “Dia itu fokus. Medan sesulit apa pun tetap dijalani dengan penuh tanggung jawab. Itu yang membuat banyak orang percaya pada beliau,” tambahnya. Karier Marindra di dunia penerbangan tidak bisa dibilang biasa.

Ia pernah terlibat dalam misi perdamaian dunia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Sebuah tugas yang hanya diberikan kepada personel dengan kemampuan dan integritas tinggi. Pengabdiannya juga banyak dihabiskan di medan-medan sulit. Ia kerap menerbangkan helikopter ke wilayah terpencil, termasuk kawasan perkebunan di Sintang, Kalimantan Barat daerah yang tak bisa dijangkau pesawat komersial.

Namun dibalik rekam jejaknya yang gemilang, Marindra tetaplah sosok sederhana. Ia tak pernah membanggakan pencapaiannya. Justru, ia lebih senang berbagi cerita ringan dan pengalaman kepada rekan-rekannya. Kenangan terakhir bersama sahabat kini terasa begitu berharga.

Sekitar tiga hingga empat bulan lalu, mereka sempat berkumpul santai di kawasan Gayungsari, Surabaya. Tanpa firasat apa pun, pertemuan itu menjadi momen terakhir kebersamaan mereka. Marindra meninggalkan tiga anak laki-laki dan seorang istri. Kehilangannya bukan hanya dirasakan keluarga, tetapi juga banyak orang yang mengenalnya sebagai pribadi tulus dan penuh dedikasi.

Di rumah duka hingga lokasi pemakaman, pelayat terus berdatangan. Mulai dari senior, rekan satuan, hingga junior sesama penerbang hadir memberikan penghormatan terakhir. Air mata tak terbendung.

Namun di balik duka, tersimpan rasa bangga atas sosok yang telah menjalani hidup dengan penuh tanggung jawab, persahabatan, dan pengabdian. “Beliau itu bukan hanya rekan kerja, tapi juga saudara bagi kami. Sosoknya selalu membawa suasana hangat di setiap pertemuan. Kehilangannya benar-benar terasa,” pungkasnya.

Bagi mereka, Marindra Wibowo bukan sekadar pilot. Ia adalah ‘orang baik’ yang jejak hidupnya akan terus dikenang bukan hanya karena profesinya, tetapi karena ketulusan yang ia tinggalkan.

Editor : Aini Arifin

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network