Setelah berhasil merampas tas korban, pelaku langsung melarikan diri ke arah barat menuju Jalan Raya Rewwin, Desa Wedoro, Kecamatan Waru. “Pelaku dua orang berboncengan. Salah satunya terlihat bertato. Kendaraan yang dipakai jenis Satria protolan tanpa plat nomor depan maupun belakang,” tambahnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian pelipis kiri hingga harus mendapatkan perawatan intensif. Saat ini korban masih menjalani rawat inap di RSAL Surabaya. Kanit Reskrim Polsek Waru, Ipda Ahmad Afip, membenarkan adanya kejadian tersebut.
Ia menyampaikan bahwa kondisi korban saat ini masih dalam observasi tim medis. “Korban mengalami luka di pelipis kiri dan sudah dijahit. Untuk hasil CT Scan sementara baik, namun masih menunggu observasi sekitar dua hari ke depan,” jelasnya.
Selain menyebabkan luka pada korban, aksi penjambretan ini juga mengakibatkan kerugian materiil. Tas atau dompet berwarna navy milik korban berisi satu buah anting seberat sekitar 1,7 gram, uang tunai Rp200 ribu, serta STNK sepeda motor Yamaha Jupiter. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp3,5 juta.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengumpulkan rekaman cctv milik warga sekitar untuk mengidentifikasi pelaku. “Kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti, termasuk dari cctv di sekitar lokasi kejadian,” pungkasnya.
Editor : Aini Arifin
Artikel Terkait
