Dalam kondisi normal, pangkalannya mendapatkan jatah sekitar 350 tabung LPG 3 kilogram per pekan. “Sudah hampir sepekan ini pengirimannya terlambat. Hari ini seharusnya ada kiriman 40 tabung, tapi belum datang juga,” katanya.
Sementara itu, Kanit Tipiter Satreskrim Polres Blitar Kota, Iptu Yuno Sukaito, memastikan kondisi tersebut bukan karena kelangkaan LPG secara umum, melainkan kendala distribusi dari agen ke pangkalan. “Secara keseluruhan stok aman. Ini hanya keterlambatan distribusi,” ujarnya.
Dia menambahkan, kuota LPG untuk wilayah Kota Blitar tetap normal dan tidak mengalami pengurangan. Bahkan, pemerintah daerah kerap mengusulkan tambahan kuota untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.
Petugas saat ini masih berkoordinasi dengan pihak agen guna memastikan distribusi kembali lancar. Masyarakat pun diimbau tidak panik dan tidak melakukan pembelian berlebihan. “Kami pastikan pasokan tetap tersedia, masyarakat tidak perlu khawatir,” ucapnya.
Editor : Aini Arifin
Artikel Terkait
