Monot menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan membantu para pengguna jalan yang belum sempat menyiapkan makanan untuk berbuka. Menurutnya, aksi sederhana seperti ini dapat menjadi bentuk solidaritas sosial yang nyata di tengah masyarakat. “Tujuan dari berbagi takjil ini untuk meringankan saudara-saudara kita yang sedang dalam perjalanan atau belum sempat menyiapkan makanan berbuka. Ini bentuk solidaritas sosial yang sederhana, tetapi sangat berarti,” tambahnya.
Selain memberikan manfaat secara langsung, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga dan komunitas. Melalui kebersamaan dalam kegiatan sosial, semangat gotong royong dan kepedulian diharapkan semakin tumbuh di tengah masyarakat. “Ketika kegiatan seperti ini dilakukan bersama-sama, suasana kebersamaan akan terasa. Baik di lingkungan keluarga, komunitas, maupun masyarakat luas. Dari kebiasaan berbagi yang sederhana, tumbuh rasa peduli dan gotong royong,” katanya.
Ia pun berharap kegiatan berbagi takjil yang dilakukan komunitas Sparta Serdadu Langit KK, dapat menginspirasi masyarakat lainnya untuk melakukan hal serupa selama Ramadan. “Pada akhirnya, kebahagiaan sejati tidak selalu berasal dari apa yang kita miliki, tetapi dari apa yang kita berikan. Dari satu paket takjil yang dibagikan, semoga lahir harapan untuk masyarakat yang lebih peduli dan penuh kasih,” pungkasnya.
Editor : Yoyok Agusta Kurniawan
Artikel Terkait
