SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Kondisi tanggul lumpur Sidoarjo kembali menjadi perhatian serius menyusul meningkatnya cuaca ekstrem di awal 2026. Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup (LH) meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan tanggul untuk mencegah risiko bencana akibat hujan lebat.
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan peninjauan langsung ke kawasan tanggul di Kecamatan Porong, Minggu (8/2/2026). Ia menegaskan bahwa pengelolaan tanggul tidak bisa lagi dilakukan secara biasa di tengah perubahan iklim yang semakin tidak menentu.
Menurut Hanif, tanggul lumpur saat ini tidak hanya berfungsi menahan semburan lumpur, tetapi juga harus mampu menampung debit air hujan dalam jumlah besar.
Jika sistem tampungan tidak optimal, potensi luapan air hingga kerusakan tanggul bisa terjadi. “Profil risikonya sudah berubah. Tanggul ini tidak hanya menahan lumpur, tetapi juga harus mampu mengantisipasi debit air hujan dalam skala ekstrem. Kalau tidak, resikonya sangat besar,” tegas Hanif di lokasi.
Editor : Aini Arifin
Artikel Terkait
