Kemeriahan Tradisi Nyadran Jadi Tegang, Sound Horeg dan Genset di Atas Perahu Tenggelam ke Sungai

Hidayat Adi
Warga berupaya menarik perangkat sound horeg yang tercebur sungai. Foto:ist.

Seorang warga lainnya, Nanang, yang berada di tepi sungai, menceritakan peristiwa terjadi begitu cepat. "Kejadiannya sangat cepat. Di tengah keramaian musik, tiba-tiba perahu itu oleng. Orang-orang di pinggir sungai langsung berteriak histeris saat melihat sound besar dan genset itu masuk ke air," ujar Nanang.

Beruntung, meski kerugian material ditaksir mencapai belasan juta rupiah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Seluruh kru dan penumpang yang berada di atas perahu berhasil menyelamatkan diri. "Syukurlah, semua penumpang selamat. Mereka langsung meloncat ke sungai sebelum perahu benar-benar tenggelam," tambah Nanang.

Pemilik perangkat sound horeg bersama warga kemudian bergotong royong mengevakuasi perangkat elektronik dan genset dari dasar sungai. Tradisi Nyadran, setiap tahun dilakukan warga pesisir Sidoarjo di bulan Syakban (Hijriah) atau Ruwah dalam penanggalan Jawa.

Peristiwa ini diharapkan bisa menjadi perhatian warga dan panitia, agar pelaksanaan warisan budaya yang sudah ratusan tahun tersebut, bisa terlaksana dengan lancar dan selamat pada tahun-tahun berikutnya.

Editor : Aini Arifin

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network