Kriminalitas di Kabupaten Blitar Naik Tajam Selama 2025, Polisi Dorong Warga Pasang CCTV

Yoyok Agusta
Kasatreskrim Polres Blitar saat diwawancarai awak media. Foto: ist.

BLITAR, iNewsSidoarjo.id – Kasus kriminalitas di Kabupaten Blitar mengalami peningkatan signifikan sepanjang tahun 2025. Data Polres Blitar mencatat, total tindak kriminal yang terjadi mencapai 234 kasus, naik hampir dua kali lipat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 183 kasus.

Kondisi ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Polres Blitar pun mengajak masyarakat ikut berperan aktif dalam upaya pencegahan kejahatan, salah satunya dengan memasang kamera Closed Circuit Television (CCTV) di lingkungan masing-masing.

Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Margono Suhendra, menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat sangat penting untuk menciptakan rasa aman. “Keamanan lingkungan sangat penting. Kamera CCTV yang terpasang atau siskamling yang aktif bisa menjadi petunjuk awal bagi kami jika terjadi tindak pidana, sehingga memudahkan proses pengungkapan kasus,” ujarnya.

Meski angka kriminalitas meningkat, Polres Blitar mencatat capaian positif dalam penyelesaian perkara. Sepanjang 2025, sebanyak 312 kasus berhasil diselesaikan, meningkat dibanding tahun 2024 yang hanya menyelesaikan 204 kasus. Adapun kasus kriminal tertinggi yang ditangani selama 2025 didominasi oleh pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak 25 kasus, dengan 19 kasus berhasil diselesaikan.

Disusul kasus kejahatan perlindungan anak sebanyak 21 kasus, dengan 10 kasus tuntas, serta kasus pengeroyokan sebanyak 22 kasus, di mana 13 kasus berhasil diungkap. Memasuki tahun 2026, Polres Blitar kembali menekankan pentingnya pemasangan CCTV sebagai langkah preventif sekaligus pendukung penegakan hukum.

Keberadaan CCTV dinilai mampu mempercepat proses pengungkapan kasus kejahatan. Terlebih, dalam ketentuan terbaru Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), bukti digital kini diakui sebagai alat bukti yang sah di mata hukum. “Pemasangan kamera CCTV jangan terlalu tinggi, agar jangkauannya bisa melihat wajah dan kendaraan terduga pelaku. Saat ini rekaman CCTV yang menampilkan identitas kendaraan maupun wajah pelaku bisa digunakan sebagai alat bukti dalam proses penyidikan,” imbuh AKP Margono.

Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan angka kriminalitas di Kabupaten Blitar dapat ditekan dan rasa aman di tengah masyarakat semakin meningkat.

Editor : Aini Arifin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network