Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : ISPA Naik Hingga 20 Persen, Ketua DPR Minta Sekolah Antisipasi Dampak Polusi Udara Pada Anak
Advertisement . Scroll to see content

Waisak 2022, Puan Ingatkan Jadi Momentum Moderasi Beragama 

Senin, 16 Mei 2022 | 13:35 WIB
  • author Wahab Firmansyah
Waisak 2022, Puan Ingatkan Jadi Momentum Moderasi Beragama 
Ketua DPR Puan Maharani mengajak umat Buddha di Tanah Air merefleksikan kembali ajaran-ajaran Sidharta Buddha Gautama dan membangun nilai-nilai luhur bangsa. (Foto: Dok)

JAKARTA, iNews.id - Ketua DPR Puan Maharani mengajak umat Buddha di Tanah Air merefleksikan kembali ajaran-ajaran Sidharta Buddha Gautama dan membangun nilai-nilai luhur bangsa.

Puan mengatakan, ajaran Sidharta Buddha Gautama yang berisi nilai-nilai universal, falsafah kehidupan  mendalam, serta pencerahan tentang hakekat dan makna kehidupan umat Buddha yang sejati itu sesuai tema Waisak Nasional 2022 yakni “Moderasi Untuk Indonesia Bahagia“. 

"Secara garis besar Waisak tahun ini mengingatkan kita semua untuk lebih dan terus menjaga dan memelihara kerukunan atau moderasi antar umat beragama," kata Puan, Senin (16/5/2022).

Puan menjelaskan, nilai-nilai universal dharma Sang Buddha tersebut penting artinya dalam membangun bangsa yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian. 

“Saya mengajak Saudara-saudara umat Buddha untuk senantiasa merenungkan kembali apa yang telah disampaikan Sang Buddha dan menebarkan kebaikan kepada sesama," ajak Puan.

Mantan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) ini menambahkan bahwa Waisak tahun ini dirayakan masih dalam situasi pandemi Covid-19. 

Oleh karena itu, ajaran Buddha untuk saling membantu sesama di masa sulit ini sangat relevan. 

“Pendidikan Buddhist dengan tujuan keadilan sosial dan perdamaian dunia adalah sebuah tekad yang ingin dibentuk oleh umat Buddha," kata Puan.

Mengutip pidato Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno, Puan juga mengajak umat Budha dan segenap rakyat hendaknya ber-Tuhan secara kebudayaan, yakni dengan tiada "egoisme-agama". Dan hendaknya negara Indonesia satu negara yang bertuhan. 

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut