get app
inews
Aa Text
Read Next : Tepergok Satpam, Pencuri Kabel Tembaga di Pabrik Wilayah Trosobo Sidoarjo Berhasil Dibekuk

Tari Kupang Ronjot Ramaikan Jalan Sehat Agustusan di Waru Sidoarjo

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:12 WIB
header img
Tiga penari cilik gemulai menarikan tari Kupang Ronjot menghibur peserta jalan sehat Agustus. (Foto: Istimewa).

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Sejumlah penari cilik gemulai melakukan gerakan tari Kupang Ronjot, sebuah tarian khas asal Sidoarjo, dalam pentas seni tari tradisional yang diadakan di dusun Ambeng-Ambeng, Desa Ngingas, Waru, Sidoarjo. Pentas seni itu sebagai hiburan bagi warga, usai lelah melakukan kegiatan jalan sehat Agustusan, Minggu siang, 23/08/2026.

Kegiatan jalan sehat bisa dikatakan menjadi ajang rutin peringatan HUT Kemerdekaan RI di berbagai wilayah. Tak terkecuali di dusun Ambeng-ambeng. Bedanya, jalan sehat ratusan warga ini tak dimeriahkan pentas musik atau orkes dangdut seperti umumnya, namun penampilan aneka tari tradisional dari warga setempat.

Tak ayal, aneka tari tradisional yang disuguhkan, mampu membius warga, terutama generasi muda, yang selama ini kerap disuguhi joget atau gerakan dance modern. Sejumlah penonton anak-anak, bahkan mengikuti gerakan penari-penari di atas panggung.

Selain Kupang Ronjot, ditampilkan pula sejumlah tari tradisional seperti tari Remo Branjang Kawat, Milu Sarju, Jejer Jaran Dawuk, hingga tarian modern, dance Brazil.

Tokoh masyarakat, sekaligus Sekretaris RW di dusun Ambeng-Ambeng, H. Teguh Widodo mengatakan, pentas seni tradisional ini merupakan hasil kesepakatan bersama. Warga ingin agar jalan sehat Agustusan yang biasanya diisi pentas musik, dialihkan menjadi pentas seni tradisional. “Kami ingin momentum peringatan kemerdekaan RI ini diwarnai dengan kekhasan seni budaya asli Indonesia”, ujar Teguh Widodo. “Semua penampil adalah warga kami sendiri, yang berlatih hingga mampu menampilkan aneka tari dengan maksimal”, imbuhnya.

Selain memberikan makna asli Indonesia, momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI ini juga dijadikan momentum untuk melestarikan kesenian tradisional di tengah gempuran seni dan budaya luar negeri. “Kita ingin anak-anak dan generasi muda lebih tau tentang seni tradisional kita. Kalau mereka tahu dan tertarik, mereka akan semakin mempelajari dan melestarikannya” harap Widodo.

Salah satu warga, H. Nazarudin mengatakan banyak warga antusias dengan seni tradisional. Ia tak menyangka, sebab wilayah desanya berbatasan dengan kota metropolitan Surabaya. “Saya nggak nyangka ternyata banyak antusias melihat tari tradisional” ungkap Nazarudin. “Mereka bilang terhibur usai lelah berjalan keliling kampung tadi”, imbuhnya.

Jalan sehat Agustusan di dusun Ambeng-Ambeng diikuti sekitar 750 lebih warga. Sembari beristirahat dan menikmati sajian tari tradisional, mereka juga menunggu antrian undian doorprize yang disediakan panitia.

Editor : Hidayat Adi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut