Viral Remaja Tanpa Busana Terima Pesanan Ojol di Sidoarjo, Polisi Lakukan Pembinaan
SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Video berdurasi sekitar satu menit yang memperlihatkan seorang remaja berusia 18 tahun tanpa busana saat menerima pesanan dari pengemudi ojek online (ojol) di Desa Dukuhtengah, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, viral di media sosial.
Menyikapi peristiwa tersebut, Polsek Buduran bersama Pemerintah Desa Dukuhtengah memilih mengedepankan langkah pembinaan, pendampingan keluarga, dan pemeriksaan kesehatan dibanding pendekatan hukum.
Kapolsek Buduran Kompol Sugeng Sulistiyono mengatakan pihaknya bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, kepala desa, dan perangkat Desa Dukuhtengah telah mendatangi lokasi untuk memastikan identitas remaja yang terekam dalam video tersebut.
Setelah dipastikan, polisi memanggil remaja tersebut beserta keluarganya untuk diberikan pembinaan sekaligus mengingatkan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. "Kami mengecek ke lokasi dan memang benar yang bersangkutan merupakan warga Desa Dukuhtengah," ujar Kompol Sugeng, Kamis (16/7/2026).
Ia menegaskan, kepolisian mengedepankan pendekatan persuasif dengan mempertimbangkan kondisi remaja tersebut. "Remaja yang dimaksud sudah kami lakukan mitigasi, kami panggil, kami arahkan agar tetap menjaga etika dan tidak terulang kembali," katanya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi juga memperoleh informasi bahwa perilaku tersebut bukan kali pertama terjadi. Berdasarkan keterangan yang diterima, kejadian serupa telah berlangsung sebanyak dua kali. "Dari keterangan yang kami peroleh, perilaku seperti itu sudah diketahui terjadi dua kali. Karena itu kami akan lakukan pemeriksaan kesehatan," ungkapnya.
Menurut Sugeng, pihaknya akan berkoordinasi dengan tenaga kesehatan untuk memastikan kondisi psikologis maupun kesehatan remaja tersebut sehingga penanganan yang diberikan dapat sesuai dengan kebutuhannya.
Sementara itu, Kepala Desa Dukuhtengah Chusnul Arofiq memastikan pemerintah desa turut memberikan pendampingan kepada keluarga remaja tersebut. Pemdes akan berkoordinasi dengan tenaga kesehatan, baik dari puskesmas maupun bidan desa, agar yang bersangkutan mendapatkan penanganan yang tepat. "Orang tuanya kami panggil secara persuasif. Selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan puskesmas atau bidan desa agar anak ini mendapatkan pendampingan," ujar Chusnul.
Video yang viral memperlihatkan seorang pengemudi ojol mengantarkan pesanan minuman ke sebuah rumah di Desa Dukuhtengah. Kurir sempat memanggil penghuni rumah dari luar pagar sebelum dipersilakan masuk ke halaman untuk menyerahkan pesanan. Saat berada di teras rumah, pengemudi mendapati seorang remaja tanpa busana sedang memeluk guling. Rekaman tersebut kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial dan menjadi perhatian masyarakat.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak terus menyebarluaskan video tersebut demi menjaga privasi pihak yang bersangkutan. Penanganan kasus ini difokuskan pada upaya pembinaan, pendampingan keluarga, serta pemeriksaan kesehatan guna mengetahui kondisi remaja tersebut secara menyeluruh.
Editor : Hidayat Adi