Gala Premiere Film Jangan Buang Ibu Sukses Menguras Air Mata Penonton
SIDOARJO, iNewssidoarjo.id – Film berjudul Jangan Buang Ibu, memukau ratusan penonton di bioskop kompleks Pakuwon City Mall Surabaya, dalam gala premiere, Kamis 18 Juni 2026. Suasana haru dan linangan air mata penonton, mewarnai film bergenre drama keluarga tersebut.
Acara ini menjadi momen perdana film dengan cerita menyentuh itu, dipertontonkan kepada publik Surabaya. Sebelumnya, gala premiere juga dilangsungkan di Jambi, Padang, dan Jakarta.
Mengambil setting kehidupan keluarga yang dekat dengan keseharian kita, film ini menghadirkan refleksi mengenai hubungan anak dan orang tua. Khususnya tentang pentingnya menghargai dan merawat ibu di masa tuanya. Film Jangan Buang Ibu dibintangi Nirina Zubir, Refal Hady, Amanda Manopo, Saputra Kori, Basmalah Gralind, Erika Carlina, Dwi Sasono, Saskia Chadwick, Fadly Faisal, Farrell Rafisqy, Jared Ali, dan Humaira Jahra. Film ini diproduksi Leo Pictures berkolaborasi dengan sebuah perusahaan tisu di Indonesia.
Produser sekaligus pemilik Leo Pictures, Agung Saputra mengatakan film Jangan Buang Ibu dirancang sedemikian rupa agar terasa sangat dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia. "Kami menciptakan Jangan Buang Ibu agar setiap orang yang menontonnya merasa ini adalah potongan kisah hidup mereka sendiri. Film ini sangat dekat dengan realitas kita di Indonesia, sehingga penonton tidak hanya sekedar menonton, tapi juga merasakan," tutur Agung Saputra.
Jangan Buang Ibu menceritakan perjuangan Ibu Ristiana (Nirina Zubir) yang dikisahkan membesarkan tiga anaknya seorang diri dengan penuh pengorbanan. Nirina mengatakan film keluarga ini menjadi pengingat agar masyarakat tidak menunda memberi waktu bagi orang tua, terutama Ibu. “Seringkali kita merasa orang tua akan selalu ada.
Akhirnya mereka ditempatkan di urutan kedua atau ketiga. Padahal waktu bersama mereka sangat terbatas. Selagi masih ada kesempatan, gunakan untuk mendekatkan diri dan memperbaiki hubungan yang mungkin sempat berjarak,” kata Nirina usai pemutaran film. Sejumlah penonton mengaku larut dalam kisah haru film yang disutradarai Hadrah Daeng Ratu itu.
Salah satu penonton, Aini mengatakan ia teringat almarhum ibunya hingga tak kuasa menahan tangis. “Kisahnya sangat menyayat, membuat saya ingat ibu. Pesan moralnya sangat relevan dengan kehidupan kita sehari-hari,” terangnya. “Saya pikir tidak ada penonton yang tidak menitikkan air mata tadi,” ujar Heri, penonton lainnya.
Film ini akan serentak tayang di bioskop pada 25 Juni 2026 mendatang, tepat pada momen libur sekolah. COO PT Sun Paper Source, William Yaury mengatakan, pihaknya merasa terpanggil mendukung prduksi film Jangan Buang Ibu, sebagai wujud panggilan nurani di tengah kehidupan modern yang sangat sibuk. “Film ini akan tayang saat momen libur sekolah. Semoga bisa disaksikan seluruh keluarga, dan menjadi momentum mempererat ikatan serta kasih sayang seluruh keluarga, terutama orang tua dan anak,” pungkas William.
Editor: Yoyok Agusta Kurniawan