get app
inews
Aa Text
Read Next : Jaga Kualitas Bahan, Resto Bul Grill Kini Ada di Sidoarjo

Gyoza dan Nasi Goreng Kupang, Sensasi Olahan Kuliner Hasil Laut Khas Sidoarjo

Rabu, 28 Januari 2026 | 20:33 WIB
header img
Gyoza kupang dan Nasi goreng kupang, menu olahan berbahan dasar kupang, kuliner hasil laut khas Sidoarjo. Foto:ist.

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id – Bagi anda penggemar kuliner kekinian, mungkin tak asing dengan Gyoza, kudapan khas Jepang yang sudah banyak dijual di kedai maupun kafe di Indonesia. Nah, di salah satu kafe di Sidoarjo, Gyoza hadir dengan konsep lain.

Jika biasanya makanan sejenis pangsit ini berisi daging ayam atau lainnya, kali ini dipadukan dengan kupang, atau kerang-kerang kecil hasil laut khas Sidoarjo. Sekadar diketahui, tidak semua laut berpotensi menghasilkan kupang. Nah di perairan Sidoarjo yang berada di kawasan selat Madura, kupang menjadi salah satu hasil mayoritas nelayan Sidoarjo.

Selama ini, kupang biasa diolah secara tradisional, menjadi menu sayur lontong kupang maupun petis kupang. “Kita ingin membuat kupang lebih bisa diterima banyak kalangan. Kali ini kita menjadikannya isian Gyoza,” ujar Sabrina Anindya Anisa Fitri, Manajemen Kopili Sidoarjo, Rabu 28 Januari 2026.

“Kafe kita ingin mengangkat hasil laut khas Sidoarjo menjadi kudapan kekinian,” imbuh Nosa, panggilan akrab Sabrina Anindya. Jika selama ini olahan kupang diidentikkan dengan dampak gatal usai memakannya, namun di kedai ini, pengolahan kupang dipastikan benar-benar bersih, hingga siap dimasak. Pada menu Gyoza, kupang dicampur dengan dengan ayam dan tepung sebagai pengikat adonan.

Meski demikian, komposisinya didominasi kupang, sehingga cita rasa makanan khas laut, tetap menonjol. “Dalam Gyoza Kupang, kekuatan rasa kupang tetap mendominasi. Kita ingin kupang naik kelas dan bisa juga diterima oleh kalangan generasi muda,“ ujar Nosa.

Olahan Nasi Goreng Kupang, Varian Kuliner Khas yang Tak Kalah Nikmatnya Selain Gyoza Kupang, kedai Kopili Sidoarjo yang berada di dusun Karanggayam kecamatan Sidoarjo kota ini, juga menyuguhkan nasi goreng kupang. Pada menu ini, kupang diolah berbeda dari sajian tradisional pada umumnya.


Nosa menunjukkan dua varian olahan kupang, Gyoza kupang dan nasi goreng kupang, yang menjadi menu favorit di kedainya sejak empat tahun lalu. Foto: Hidayat Adi.

Jika mayoritas masakan kupang disajikan basah, kali ini kupang disajikan kering dan renyah. “Kami mengolah kupang dengan perlakuan khusus, agar bisa memberikan sensasi berbeda,” kata Nosa. “Awalnya, kupang dicuci sampai bersih lalu diperas untuk mengurangi kadar air, kemudian digoreng dengan teknik deep fry, hingga benar-benar kering,” imbuhnya.

Salah satu kunci resep nasi goreng kupang ini adalah kupangnya digoreng dahulu. “Kalau kupang tidak digoreng terlebih dahulu, teksturnya basah dan bisa mempengaruhi rasa nasi goreng. Aromanya juga jauh lebih kuat. Dengan digoreng kering, sensasinya jadi kriuk dan aromanya lebih bisa diterima,” jelas Nosa.

Salah satu pengunjung kafe, Aini, mengatakan ia menemukan sensasi makan kupang yang berbeda dari biasanya. “Saya pernah makan lontong kupang, rasanya memang khas. Nah di menu nasi goreng kupang ini, sensasi menikmati rasa khas kupang bisa saya temukan dalam olahan yang renyah dan gurih,” ujar Aini.

Pengunjung lain, Satria, mengaku menu favoritnya di kedai Kopili Sidoarjo adalah olahan kupang dalam Gyoza maupun nasi goreng. “Setiap kesini, seringkali saya memesan Gyoza kupang atau nasi goreng kupang. Sensasi rasanya beda, namun tidak meninggalkan kekhasan rasa kupang. Saya juga merekomendasikan kepada teman-teman yang tak ajak kesini,” ujarnya sembari menikmati nasi goreng kupang.

Sejak sekitar empat tahun lalu dilaunching, Gyuza kupang dan nasi goreng kupang di kedai ini menjadi salah satu menu unggulan. Bahkan bisa menggeser menu konvensional berbahan ayam dan udang. “Dulu kami hanya berani produksi dengan satu kilogram kupang per minggu. Sekarang bisa sampai delapan kilogram, karena permintaannya meningkat drastis. Banyak yang awalnya ragu, tapi setelah coba, mereka repeat order,” ungkap Nosa.

Untuk bisa menikmati satu porsi berisi lima Gyoza kupang, pengunjung hanya perlu merogoh kocek Rp15.000, sementara untuk nasi goreng kupang, dibanderol Rp18.000 per porsi. Bagaimana, anda tertarik menikmati olahan kupang ini??

Editor : Aini Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut