Mobil Siaga Kelurahan Disalurkan Bertahap di Nganjuk
NGANJUK, iNewsSidoarjo.id - Pemerintah Kabupaten Nganjuk kembali merealisasikan program pelayanan publik melalui penyerahan mobil siaga kelurahan. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kecamatan Sukomoro, Jumat (23/1/2025).
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, mengatakan penyerahan mobil siaga ini merupakan bagian dari komitmen politik yang telah disampaikan sejak awal masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro. “Kita ada penyerahan mobil siaga kelurahan, saya dengan Mas Wabup. Ini sudah dulu menjadi janji politik, bahwa nanti semua desa memiliki mobil siaga desa. Untuk 264 desa sudah berjalan, sementara 20 kelurahan akan kita berikan secara bertahap,” ujar Marhaen.
Menurutnya, pada tahun sebelumnya pemerintah daerah telah menyerahkan lima unit mobil siaga untuk kelurahan. Pada tahun 2025 ini, Pemkab Nganjuk kembali mengalokasikan lima unit tambahan. “Tahun kemarin sudah kita berikan lima, tahun ini nanti lima lagi. Mudah-mudahan nanti di PAK, dana yang sempat dipangkas Kementerian Keuangan bisa dikembalikan, sehingga kita bisa memberikan kekurangannya,” jelasnya.
Marhaen menambahkan, apabila dana dari pusat dapat dicairkan melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK), maka penyaluran mobil siaga dapat dipercepat. “Kalau dana dari pusat cair, nanti bisa kita berikan lagi 10 hingga 20 unit sekaligus. Kalau tidak cair, ya kita lanjutkan tahun berikutnya, lima lagi di PAK, dan seterusnya,” katanya.
Bupati menegaskan bahwa mobil siaga kelurahan tidak diperuntukkan sebagai kendaraan operasional lurah maupun perangkat kelurahan, melainkan murni untuk kepentingan pelayanan masyarakat. “Sekali lagi saya tegaskan, ini bukan mobil operasional kepala kelurahan atau perangkat. Mobil siaga ini murni untuk pelayanan masyarakat yang sangat urgen, seperti sakit, kondisi kedaruratan, bencana, dan kebutuhan mendesak lainnya,” tegasnya.
Program mobil siaga desa dan kelurahan ini diharapkan dapat memperkuat akses layanan dasar serta meningkatkan respons pemerintah daerah terhadap kebutuhan darurat masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Editor : Aini Arifin