Puncak Arus Balik Libur Nataru di Juanda Diprediksi Terjadi Akhir Pekan Ini
SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id – Manajemen Bandara Internasional Juanda memprediksi puncak arus balik Natal dan Tahun Baru akan terjadi pada akhir pekan ini, seiring berakhirnya masa libur dan kembalinya masyarakat ke kota asal.
General manager bandara internasional Juanda, Muhamad Tohir mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah, sebagai antisipasi menghadapi puncak arus balik libur nataru. Persiapan meliputi kerjasama lintas sektoral, hingga menyiapkan penerbangan tambahan.
“Untuk mengantisipasi peningkatan pergerakan tersebut, kami telah menyiapkan langkah-langkah penguatan layanan operasional dan koordinasi lintas instansi yaitu mengaktifkan Posko Pelayanan Angkutan Udara Nataru 2025/2026 yang melibatkan unsur internal (AP1) dan eksternal (TNI AL, Otoritas Bandara, Airnav, BBKK, Maskapai, Groundhandling dan BMKG). Kemudian memastikan kesiapan seluruh fasilitas inti seperti check-in counter, mesin mandiri (self-check-in), serta memastikan kecukupan ruang tunggu penumpang. Selanjutnya berkoordinasi dengan maskapai untuk penambahan atau extra flight pada rute-rute yang banyak diminati guna mengakomodasi permintaan yang tinggi,” ucap Tohir.
Sementara itu, selama pelaksanaan Posko Terpadu Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, otoritas Bandara Internasional Juanda mencatat tingginya aktivitas pergerakan penumpang dan penerbangan pada beberapa rute. Tercatat Cengkareng, Denpasar, dan Makassar menjadi rute domestik dengan jumlah penumpang terbanyak selama periode posko nataru 2025/2026.
Sedangkan Kuala Lumpur dan Singapura, menjadi tujuan mayoritas penerbangan internasional “Selama periode posko ini, jumlah penumpang masih didominasi penerbangan untuk rute domestik. Pergerakan penumpang didominasi oleh rute Jakarta (CGK) dengan jumlah sebanyak 128.478 penumpang, disusul Denpasar (DPS) dengan 73.087 penumpang, serta Makassar (UPG) sebanyak 53.554 penumpang.
Sedangkan Kemudian pada rute internasional, jumlah penumpang didominasi rute Kuala Lumpur (KUL) tercatat melayani 35.168 penumpang dan Singapura (SIN) dengan total 30.145 penumpang selama periode tersebut,” ujar Tohir.
Secara kumulatif, sejak 15 hingga 30 Desember 2025, Bandara Internasional Juanda melayani sekitar 671.093 penumpang. Sebanyak 558.102 penumpang domestik dan 112.991 penumpang internasional. Sedangkan untuk pergerakan pesawat tercatat sebanyak 4.595 penerbangan, yang terbagi 3.973 flight domestik dan 622 flight internasional, selama periode posko berlangsung.
Tohir menjelaskan bahwa sebagai bentuk antisipasi lonjakan penumpang, sejumlah maskapai telah menambah penerbangan. “Tercatat jumlah penambahan penerbangan sejak 15 – 30 Desember 2025 sebanyak 145 flight. Adapun rinciannya yaitu Denpasar (DPS) 75 flight, Jakarta (CGK) 25 flight, Banjarmasin (BDJ) sebanyak 14 flight, Pekanbaru (PKU) 12 flight, Palembang (PLM) 10 flight, Jakarta (HLP) 8 flight dan Lombok (LOP) 4 flight. Sedangkan untuk maskapai yang mengajukan extra flight tersebut antara lain Lion Air, Citilink, dan Garuda Indonesia,” lanjut Tohir.
Lebih lanjut, otoritas bandara Juanda menghimbau kepada seluruh calon penumpang yang akan terbang melalui Bandara Internasional Juanda untuk datang lebih awal khususnya pada jam-jam sibuk. “Kami menghimbau penumpang agar tiba lebih awal di bandara untuk mengantisipasi potensi keterlambatan akibat faktor cuaca maupun kepadatan lalu lintas penerbangan, sehingga proses keberangkatan dapat berjalan lancar dan penumpang tidak tertinggal pesawat,” ucapnya.
Editor : Aini Arifin