get app
inews
Aa Text
Read Next : BREAKING NEWS! Jaksa Agung Mutasi 68 Pejabat, Ganti 43 Kepala Kejari, Salah Satunya Kejari Nganjuk

Peringati Hakordia, Kejari Nganjuk Ungkap Pemulihan Kerugian Negara Rp1,2 Miliar

Selasa, 09 Desember 2025 | 12:09 WIB
header img
Hakordia Kabupaten Nganjuk. Foto: ist.

NGANJUK, iNewsSidoarjo.id - Kejaksaan Negeri Nganjuk mencatat capaian signifikan dalam penegakan hukum kasus korupsi sepanjang 2025, dengan total pemulihan kerugian negara mencapai Rp1,2 miliar yang seluruhnya telah disetor ke kas negara.

Selain itu, empat perkara berhasil dituntaskan, dan satu perkara lainnya segera memasuki tahap penuntutan. Capaian ini disampaikan Kepala Kejari Nganjuk, Ika Mauluddhina, dalam kegiatan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025, Selasa (9/12).

Di tengah penindakan kasus korupsi, Kejari juga menampilkan pendekatan pencegahan melalui kegiatan pemberdayaan ekonomi dan edukasi publik. Salah satunya bazar pangan murah yang digelar bersama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro serta Dinas Perdagangan Kabupaten Nganjuk.

Menurut Ika, stabilisasi harga kebutuhan pokok menjadi salah satu bentuk pelayanan publik di tengah potensi kenaikan harga menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). “Bahan pokok itu naik menjelang Natal dan Tahun Baru. Di sini kami memberikan harga dasar untuk masyarakat. Selisihnya signifikan dibanding harga pasar,” ujarnya saat meninjau sejumlah stand UMKM.

Bazar pangan murah ini berlangsung dua hari, 9 - 10 Desember, dan menghadirkan sembako serta produk UMKM yang dijual di bawah harga pasar untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekitar. “Harapannya masyarakat lebih mampu memenuhi kebutuhan pokok tanpa terbebani lonjakan harga menjelang Nataru. Kami menjaga stabilitas harga bersama Pemda,” kata Ika.

Selain bazar, Kejari juga menggelar lomba-lomba edukatif untuk pelajar SMP, termasuk lomba pidato bahasa Inggris bertema integritas dan anti-korupsi, sebagai bagian dari kampanye pembentukan karakter sejak dini.

Dalam momentum peringatan Hakordia, Ika menegaskan kembali komitmen lembaganya terhadap pemberantasan korupsi di Nganjuk. “Semua laporan masyarakat kami selesaikan. Yang paling penting bukan hanya penuntutan, tetapi bagaimana memperbaiki tata kelola pemerintahan agar korupsi tidak terulang,” tegasnya.

Dengan capaian pemulihan keuangan negara dan serangkaian kegiatan edukatif, Kejari Nganjuk menegaskan bahwa penegakan hukum dan pencegahan harus berjalan seiring sebagai upaya menekan praktik korupsi di daerah.

Editor : Aini Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut