Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : SMA Progresif Bumi Shalawat Buka Pintu Dunia untuk Santri, Resmi Gandeng IFI Ajarkan Bahasa Prancis
Advertisement . Scroll to see content

Kadispenad Sebut 4 Anggota TNI Meninggal Akibat Ledakan Amunisi di Garut Berdedikasi Tinggi

Selasa, 13 Mei 2025 | 12:30 WIB
  • author Ari Sandita Murti
Kadispenad Sebut 4 Anggota TNI Meninggal Akibat Ledakan Amunisi di Garut Berdedikasi Tinggi
Kadispenad Brigjen Wahyu Yudhayana (foto: Okezone)

JAKARTA, iNewsSidoarjo.id - Kadispenad, Brigjen Wahyu Yudhayana menyebutkan, empat anggota TNI AD yang meninggal akibat ledakan amunisi di Garut, Jawa Barat, merupakan prajurit dengan dedikasi tinggi.

Menurutnya, TNI AD menyampaikan belasungkawanya terhadap semua korban meninggal, baik empat anggota TNI AD maupun sembilan masyarakat sipil. Pihaknya mengajak semua masyarakat Indonesia mendoakan para korban meninggal tersebut.

"Kami segenap jajaran TNI AD mengucapkan rasa bela sungkawa sedalam-dalamnya terhadap semua korban, dan para prajurit angkatan TNI AD yang menjadi korban dalam musibah ini adalah prajurit-prajurit yang memiliki dedikasi yang tinggi," ujarnya melalui konferensi pers, yang dikutip dari okzone.com pada Selasa (13/5/2025).

Dia menambahkan, pihaknya telah membentuk tim untuk menyelidiki penyebab ledakan amunisi di Garut, Jawa Barat tersebut. TNI AD juga berkoordinasi dengan aparat berwenang untuk melakukan sterilisasi di lokasi kejadian mengantisipasi bahan berbahaya yang mungkin masih ada.

"Kami juga berduka cita, berbelasungkawa atas meninggalnya korban masyarakat sipil. Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia tuk turut mendoakan para korban dan semua kelurga ditinggalkan diberikan ketabahan," katanya.

Sebelumnya, ledakan amunisi tidak layak pakai terjadi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada hari Senin (12/5/2025), pukul 09.30 WIB. Adapun ledakan ini menyebabkan banyaknya korban berjatuhan. Insiden tragis ini diduga setelah adanya ledakan pertama.

Warga sekitar diduga mengambil material sisa ledakan pertama tersebut dan menimbulkan ledakan kedua. Berikut 13 daftar nama korban yang meninggal dunia:

1. Kolonel Cpl Antonius Hermawan 2. Mayor Cpl Anda Rohanda 3. Kopda Eri Priambodo 4. Pratu Apriyo Hermawan 5. Sdr. Agus Bin Kasmin. 6. Sdr. Ipan Bin Obur. 7. Sdr. Anwar Bin Inon. 8. Sdr. lyus Ibing Bin Inon. 9. Sdr. lyus Rizal Bin Saepuloh. 10. Sdr. Toto 11. Sdr. Dadang. 12. Sdr. Rustiawan. 13. Sdr. Endang. iNewsSidoarjo

Editor: Yoyok Agusta Kurniawan

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut