Strategi Sidoarjo Dorong Tingkatkan Minat Baca Buku Bagi Siswa SD

Nanang Ichwan
.
Rabu, 28 September 2022 | 22:41 WIB
Wabup Sidoarjo Subandi ketika berdialog dengan siswi SDN Ngingas, Kecamatan Waru, Sidoarjo. (Foto : ist).

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Pemkab Sidoarjo punya strategi untuk mendorong siswa sekolah dasar (SD) meningkatkan minat membaca buku. Salah satunya dengan membangun gedung perpustakaan ramah anak.

"Gedung perpustakaan ramah anak sangat dibutuhkan di semua sekolah," kata Wakil Bupati Sidoarjo Subandi ketika meresmikan pedung perpustakaan ramah anak di SDN Ngingas, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Rabu(28/9/2022).

Selain sebagai media pembelajaran, lanjut Subandi, perpustakaan juga dapat dijadikan sebagai sarana menumbuhkan minat baca dan kreatifitas siswa. Oleh karenanya perpustakaan di sekolah khususnya di tingkat SD harus ramah dengan anak.

“Artinya buku referensi dan sumber belajar yang ada di perpustakaan ini harus bisa memberikan nilai tambah berupa pengetahuan untuk anak. Khusus buku cerita tentang pendidikan karakter harus diperbanyak, tapi tidak boleh lupa, buku yang bahas Sidoarjo pun harus ada di sini," ucapnya.

Subandi manyatakan, tujuan adanya gedung perpustakaan ramah anak adalah untuk menjadikan anak sebagai pembaca yang baik dan berprestasi. Hadirnya Perpustakaan ramah anak dapat mengembangkan kebiasaan membaca dan menimbulkan kecintaan murid-murid terhadap buku.

Selain itu perpustakaan sekolah dapat mempercepat proses penguasaan teknik membaca.

"Peningkatan Inovasi di dunia pendidikan terhadap perkembangan teknologi sangat luar biasa, anak -anak saat ini tidak asing dalam menggunakan gadget untuk bermedia social, dengan hadirnya inovasi Perpustakaan ramah anak di sekolah, stidaknya budaya gemar membaca dapat meningkat," ujarnya.

Ia pun berharap perpustakaan ramah anak seperti ini betul-betul bisa dimanfaatan dengan baik. Dengan begitu ia yakin akan tumbuh anak-anak yang gemar membaca dan mempunyai kreatifitas yang lainnya. Melalui membaca pengetahuan dan wawasan anak-anak akan semakin luas. Seperti pepatah yang mengatakan, membaca adalah jendela dunia.

"Saya yakin insyaallah anak-anak ini yang menggunakan handphone dapat berkurang dengan kegemaran membaca. Mari kita bersama-sama sepenuh hati membantu membuka jendela mereka lebar-lebar untuk melihat dunia seluas-luasnya,” ajaknya.

Editor : Nanang Ichwan
Bagikan Artikel Ini