Kebakaran tersebut terjadi di gudang rongsokan yang berlokasi di wilayah RT 02/RW 07, Desa Bluru Kidul. Berdasarkan asesmen awal di lokasi, api diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah di sekitar gudang. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.
Sementara itu, nilai kerugian materiil akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan dan penghitungan. Faexlazim mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pembakaran sampah di dekat gudang rongsokan atau tempat penyimpanan barang bekas.
Masyarakat diminta tidak membakar sampah sembarangan, terlebih di area yang menyimpan banyak material mudah terbakar. Langkah pencegahan tersebut penting untuk menghindari kebakaran yang dapat mengancam keselamatan warga maupun menimbulkan kerugian materiil.
Editor : Yoyok Agusta Kurniawan
Artikel Terkait
