BLITAR, iNewsSidoarjo.id – Lebih dari 7.000 warga dari wilayah Blitar dan Tulungagung memadati area Kampung Cokelat di Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, untuk menerima tunjangan hari raya (THR) dalam rangka berbagi berkah Ramadan. Sabtu, (28/2/2026) pagi. Ribuan warga tampak rela mengantre dengan tertib.
Tidak hanya kalangan orang tua, anak-anak muda pun turut larut dalam prosesi berbagi kebahagiaan tersebut. Tradisi pembagian THR yang digelar setiap bulan suci Ramadan ini, telah menjadi agenda tahunan yang dinanti masyarakat.
Salah satu penerima, Siti Muslikah, mengaku bersyukur dapat kembali menerima amal sedekah dari pihak Kampung Coklat. “Saya senang sekali bisa menerima THR ini. Alhamdulillah sangat membantu untuk kebutuhan Lebaran. Ini bukan pertama kalinya, saya sudah beberapa kali ikut dan selalu merasa terbantu,” ujar Siti dengan wajah sumringah.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya soal bantuan materi, tetapi juga menjadi momen silaturahmi dan mempererat kebersamaan antarwarga. Kegiatan berbagi THR ini telah dilaksanakan sejak 24 tahun lalu atau dimulai pada 2002. Konsistensi tersebut menjadi bukti komitmen pengelola Kampung Cokelat dalam berbagi dengan masyarakat sekitar.
Pemilik Kampung Cokelat, Kholid Mustofa, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kecintaan dan rasa terima kasih kepada masyarakat.“Ini adalah bentuk kecintaan kami kepada warga. Alhamdulillah, meski sudah berlangsung bertahun-tahun, momentum ini selalu ramai dan dipadati masyarakat. Artinya, kegiatan ini benar-benar dirasakan manfaatnya,” ungkap Kholid.
Ia menambahkan, keberadaan Kampung Cokelat sebagai destinasi wisata tidak lepas dari dukungan masyarakat sekitar. “Obyek wisata Kampung Cokelat tanpa dukungan masyarakat tidak akan bisa berkembang hingga seperti sekarang ini. Karena itu kami ingin terus berbagi dan memberikan manfaat,” tambahnya.
Sebelum THR disalurkan, ribuan warga terlebih dahulu mengikuti pengajian dan bersama-sama melantunkan selawat. Suasana religius terasa khidmat, menciptakan kebersamaan dan memperkuat nilai spiritual dalam momentum berbagi tersebut.
Ke depan, Kholid berharap Kampung Cokelat dapat terus tumbuh dan membawa kebaikan bagi lebih banyak orang. “Dengan niat yang tulus, murni hanya untuk berbagi kebahagiaan, semoga Allah melindungi dan meridai kita semua,” harapnya.
Tradisi berbagi THR ini pun menjadi bukti bahwa Ramadan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas sosial dan menebar keberkahan di tengah masyarakat.
Editor : Aini Arifin
Artikel Terkait
