NGANJUK, iNewsSidoarjo.id - Pemerintah Kabupaten Nganjuk menyoroti pentingnya pembenahan internal di lingkungan Dinas Kesehatan menyusul evaluasi kinerja program dan pelayanan kesehatan.
Penegasan tersebut disampaikan dalam rapat kinerja yang digelar pada Senin kemarin di ruang rapat Anjuk Ladang. Evaluasi ini melibatkan seluruh jajaran Dinas Kesehatan, termasuk kepala puskesmas se-Kabupaten Nganjuk, sebagai bagian dari upaya menyelaraskan capaian program dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menilai bahwa tantangan pelayanan kesehatan tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan sektoral.
Ia menekankan perlunya disiplin organisasi, keteladanan pimpinan, serta penguatan kerja tim agar pelayanan publik tidak terhambat oleh ego individu maupun kepentingan internal. “Kualitas pelayanan kesehatan sangat ditentukan oleh soliditas kerja. Jika masih ada ego atau kepentingan pribadi, maka dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” kata Marhaen saat dikonfirmasi pada Rabu (28/1/2026).
Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro menambahkan bahwa evaluasi kinerja harus berdampak pada perbaikan nyata, bukan sekadar laporan administratif.
Menurutnya, setiap unit layanan kesehatan dituntut untuk bekerja dengan tujuan yang terukur dan berorientasi hasil. “Evaluasi ini menjadi dasar pembenahan. Kita ingin pelayanan kesehatan berjalan efektif, bukan sekadar memenuhi target di atas kertas,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Nganjuk menegaskan bahwa hasil evaluasi tersebut akan menjadi pijakan untuk memperkuat koordinasi antar unit, meningkatkan profesionalisme aparatur kesehatan, serta memastikan layanan kesehatan yang lebih responsif dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Editor : Aini Arifin
Artikel Terkait
