GRESIK, iNewsSidoarjo.id – Aksi pencurian sepeda motor di sebuah rumah kos di Jalan Raya Kartini, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, berakhir tragis pada Selasa dinihari (20/1).
Seorang pelaku berinisial HR, warga asal Probolinggo, tewas mengenaskan setelah menjadi bulan-bulanan warga yang emosi. Sementara itu, rekan pelaku berinisial SN (41) warga Lamongan saat ini dilaporkan dalam kondisi kritis dan tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Ibnu Sina Gresik.
Peristiwa bermula saat kedua pelaku mencoba menggasak sepeda motor milik Suparmin, seorang petugas keamanan toko, yang tengah terparkir di halaman rumah kos. Namun, aksi mereka tidak berjalan mulus. Warga sekitar yang memergoki gerak-gerik mencurigakan kedua pelaku langsung spontan meneriaki mereka "maling".
Teriakan tersebut memicu perhatian warga lain yang berada di sekitar lokasi. "Massa yang mendengar teriakan langsung melakukan pengejaran. Pelaku sempat berusaha kabur, namun warga yang sudah tersulut emosi berhasil mengepung dan menghakimi keduanya secara beramai-ramai," ujar Gatot di lokasi kejadian.
Aparat kepolisian yang tiba di lokasi segera bertindak cepat untuk meredam amarah massa dan mengevakuasi kedua tersangka. Sayangnya, HR dinyatakan meninggal dunia di lokasi akibat luka parah di sekujur tubuh, sedangkan SN berhasil diselamatkan meski dalam kondisi tak sadarkan diri.
Dari tangan para pelaku, Satreskrim Polres Gresik berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan aksi pencurian spesialis motor, antara lain 1 unit kunci Letter T, 4 unit mata anak kunci. 3 kunci duplikat bermagnet.
Kanit Resmob Polres Gresik, Ipda M. Asraf, menyatakan bahwa pihaknya saat ini masih fokus pada pemulihan tersangka yang selamat sebelum dilakukan pemeriksaan lebih dalam. "Tersangka yang selamat saat ini masih menjalani perawatan medis sebelum nantinya diperiksa lebih lanjut. Kami juga masih menyisir rekaman CCTV di sekitar lokasi guna memburu jaringan kelompok ini," ujar Ipda M. Asraf.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak main hakim sendiri jika menemukan tindak kejahatan di lingkungannya. Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani secara intensif oleh Satreskrim Polres Gresik untuk mengungkap kemungkinan adanya TKP lain.
Editor : Aini Arifin
Artikel Terkait
