Terseret Truk Gandeng 15 Meter, Pemotor di Sukodono Sidoarjo Patah Tulang dan Alami Pendarahan Dalam
SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Nahas menimpa Dimas Firman Pradana, 21. Niat berangkat kerja justru berujung petaka setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan motor lain dan sebuah truk gandeng di Jalan Raya Sukodono, tepatnya di depan Koramil Sukodono, Dusun Karangnongko, Desa Pekarungan, Kecamatan Sukodono, Kamis (29/10/2026) malam. Dimas terjatuh ke bawah truk gandeng hingga terseret sekitar 15 meter dan mengalami luka serius.
Akibat kecelakaan tersebut, Dimas mengalami patah tulang panggul, patah tulang kaki kanan, serta luka terbuka pada bagian perut yang disertai pendarahan di dalam perut. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Anwar Medika, Balongbendo, untuk mendapatkan penanganan medis.
Kanit Lantas Polsek Sukodono Iptu Agung Legowo menjelaskan, kecelakaan bermula saat Dimas mengendarai sepeda motor dari arah selatan menuju utara. Saat itu, korban hendak mendahului truk gandeng yang melaju searah di depannya.
Namun, ketika melakukan manuver tersebut, dari arah berlawanan melaju sepeda motor yang dikendarai Iqbal Yolanda Masdudah, 19, dari arah utara menuju selatan. “Diduga pengendara sepeda motor kurang berhati-hati saat mendahului truk gandeng. Pada saat bersamaan, ada sepeda motor dari arah berlawanan. Karena jarak sudah terlalu dekat, kedua pengendara tidak mampu menguasai kendaraannya hingga terjadi tabrakan,” jelas Agung, Jumat (30/10/2026).
Benturan tersebut menyebabkan kedua sepeda motor terjatuh. Nahas, Dimas terjatuh ke bawah truk gandeng yang berada di dekatnya hingga terseret sekitar 15 meter. Sementara itu, pengendara motor lainnya terjatuh di sisi kiri jalan.
Kondisi Dimas cukup serius. Selain mengalami patah tulang panggul dan kaki kanan, korban juga mengalami luka terbuka di bagian perut yang disertai pendarahan internal. “Korban sudah dievakuasi ke RS Anwar Medika untuk mendapatkan penanganan medis. Karena mengalami pendarahan di dalam perut, korban direncanakan dirujuk ke RSUD Dr Soetomo Surabaya,” ungkapnya.
Dalam kecelakaan tersebut, tidak ada korban meninggal dunia. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp2 juta. Adapun pengemudi truk gandeng diketahui bernama Agus Santoso, 38, warga Kabupaten Blitar.
Usai kejadian, petugas kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengamankan barang bukti, meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengajukan permohonan visum terhadap korban.
Penanganan perkara selanjutnya dilimpahkan kepada Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Sidoarjo.
Agung mengimbau para pengendara agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama ketika hendak mendahului kendaraan lain di jalan dua arah. “Pastikan kondisi lalu lintas dari arah berlawanan benar-benar aman sebelum mendahului. Jangan memaksakan diri mengambil risiko jika kondisi jalan tidak memungkinkan. Utamakan keselamatan karena manuver yang tidak aman dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Editor: Hidayat Adi