6 Hari di Dalam Parit, Pria Asal Probolinggo Ditemukan Tewas Bersama Motor di Kedungcangkring Jabon
SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id- Diduga mengalami kecelakaan tunggal, seorang pria asal Kabupaten Probolinggo ditemukan tewas di dalam parit Dusun Pejarakan, Desa Kedungcangkring, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, Sabtu (10/10/2026) pagi. Tragisnya, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar enam hari sebelum jasadnya ditemukan.
Korban diketahui bernama Septian Hadi Darmawan, 41, warga Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Saat ditemukan, jasad korban berada di dalam parit bersama sepeda motor Honda CBR 150 bernopol L 6553 MD berwarna hijau kombinasi oranye.
Kapolsek Jabon AKP Nanang Mulyono menjelaskan, penemuan jasad tersebut bermula dari laporan masyarakat yang diterima sekitar pukul 08.00 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, petugas patroli bersama anggota Reskrim Polsek Jabon langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas mendapati seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di dalam parit bersama sepeda motornya.
Berdasarkan informasi awal kepolisian, korban diduga mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal hingga terjatuh ke dalam parit. Namun, penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam penyelidikan.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui sempat menghubungi seorang saksi bernama Oktario Hardiansyah alias Ambon untuk mengajak ngopi. Namun, ajakan tersebut ditolak oleh saksi.
Saat menerima panggilan telepon dari korban, saksi mengaku sempat mendengar suara musik. Meski demikian, belum diketahui kaitan percakapan tersebut dengan peristiwa yang menimpa korban.
Setelah melakukan pemeriksaan awal di lokasi, petugas berkoordinasi dengan tim identifikasi Polresta Sidoarjo dan ambulans Rumah Sakit Pusdik Gasum Sabhara Bhayangkara Porong.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit tersebut untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi kejadian dan penyebab pasti kematian korban. Dugaan kecelakaan tunggal masih menjadi temuan awal yang perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Editor: Hidayat Adi