Imigrasi Surabaya Gagalkan Keberangkatan 18 Calon Haji Non Prosedural di Juanda
SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id – Sebanyak 18 calon haji non prosedural, gagal berangkat usai terdeteksi oleh petugas kantor imigrasi kelas I khusus TPI Surabaya. Dari jumlah tersebut, ada 8 laki-laki dan 10 perempuan yang berasal dari sejumlah daerah, diantaranya Bangkalan, Sampang, Banjarmasin, Kuala Kapuas, Semarang, Gunungkidul, hingga Bone.
Para terduga calon jamaah haji nonprosedural menggunakan berbagai modus untuk mengelabui petugas, mulai dari berpura-pura berwisata ke Malaysia, hingga mengaku kembali bekerja di Arab Saudi menggunakan iqomah dan visa kerja.
Beberapa di antaranya mengaku telah membayar biaya antara Rp200 juta hingga Rp290 juta kepada pihak tertentu untuk pengurusan tiket, hotel, visa, tasreh, dan nusuk. Petugas juga menemukan adanya penumpang yang telah masuk dalam daftar Subject of Interest (SOI) dan sebelumnya pernah ditunda keberangkatannya di Bandara Soekarno-Hatta karena dugaan serupa.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, menegaskan bahwa penerapan Makkah Route sekaligus penguatan pengawasan terhadap keberangkatan nonprosedural merupakan bagian dari komitmen Imigrasi dalam memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjaga ketertiban penyelenggaraan ibadah haji. “Penerapan Makkah Route merupakan bentuk pelayanan keimigrasian yang berorientasi pada kemudahan dan kenyamanan jemaah. Kami memastikan seluruh proses berjalan cepat, tepat, dan akurat dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan kehati-hatian,” ujar Agus Winarto.
Lebih lanjut, Agus Winarto mengimbau agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan tawaran dan fasilitas yang disediakan oleh pihak-pihak tertentu guna melaksanakan haji non prosedural. “Kami mengimbau, masyarakat yang mau berhaji, hendaknya mengikuti aturan yang berlaku. Jangan mudha tergiur tawaran haji non prosedural agar tidak bermasalah kemudian” imbuh Agus.
Berdasarkan data di kantor imigrasi kelas I khusus TPI Surabaya sejak pemberangkatan Kloter 1 pada 22 April 2026 hingga Kloter 99 pada 17 Mei 2026, sebanyak 37.179 calon jemaah haji telah diberangkatkan menuju Arab Saudi melalui Embarkasi Surabaya.
Seluruh proses pemeriksaan dokumen perjalanan, penerapan cap tanda keluar, hingga clearance keberangkatan berjalan lancar dengan dukungan layanan Makkah Route dan koordinasi lintas instansi terkait.
Melalui layanan Makkah Route, pemeriksaan dokumen keimigrasian Arab Saudi dilakukan langsung di Embarkasi Surabaya sehingga jemaah tidak perlu lagi menjalani pemeriksaan imigrasi saat tiba di Arab Saudi. Hingga Minggu, 17 Mei 2026, pelaksanaan pemberangkatan Calon Jemaah Haji Indonesia (CJHI) melalui Bandara Internasional Juanda berjalan aman, tertib, dan lancar.
Selain memastikan kelancaran pelayanan jemaah haji reguler, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya juga memperkuat pengawasan terhadap potensi keberangkatan calon jamaah haji nonprosedural.
Editor : Aini Arifin