get app
inews
Aa Text
Read Next : Manfaatkan Sepinya Pos Kamling, Pria di Gresik Tega Cabuli Anak di Bawah Umur

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Gresik Temukan Kenaikan Harga Cabai

Sabtu, 07 Februari 2026 | 07:07 WIB
header img
Satgas Pangan Polres Gresik sidak ke pasar tradisional. Foto:ist.

​GRESIK, iNewsSidoarjo.id – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Resor Gresik mulai meng intensifkan pengawasan terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok penting di sejumlah pasar tradisional.

Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi gejolak harga serta potensi penimbunan barang menjelang Hari Raya Imlek dan bulan suci Ramadan. ​Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang digelar di Pasar Baru Gresik, Jalan Gubernur Suryo, petugas menemukan adanya kenaikan harga yang cukup signifikan pada komoditas cabai rawit merah. Berdasarkan pantauan di lapangan, harga cabai rawit merah telah menyentuh angka Rp78.000 per kilogram. ​

Kepala Unit IV Tipidek Satuan Reserse Kriminal Polres Gresik Inspektur Satu Luthfi Hadi Nugroho menuturkan, kenaikan harga ini dipicu oleh tingginya harga beli di tingkat distributor serta kendala cuaca. ​"Pedagang di Pasar Baru Gresik mengambil pasokan dari Pasar Keputran Surabaya dengan harga beli yang sudah melampaui Harga Acuan Penjualan, yakni sekitar Rp73.000 per kilogram," ujar Luthfi usai memimpin sidak, Jumat (6/2).

Luthfi menjelaskan, tingginya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir menjadi faktor utama terhambatnya pasokan. Cuaca ekstrem menyebabkan kualitas hasil panen menurun karena cabai menjadi lebih cepat busuk, sehingga jumlah barang yang masuk ke pasar berkurang. ​Meski harga cabai melonjak, Satgas Pangan memastikan komoditas pokok lainnya masih dalam kondisi relatif stabil.

Beras premium, misalnya, terpantau di harga Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp12.600 per kilogram, dan gula pasir Rp16.500 per kilogram. ​Untuk komoditas protein, harga daging sapi masih bertahan di angka Rp108.000 per kilogram, sementara telur ayam ras dibanderol Rp27.000 per kilogram. ​"Secara umum, stok bahan pokok penting (bapokting) di wilayah Gresik masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Hingga saat ini, kami tidak menemukan adanya indikasi kelangkaan barang," tegas Luthfi. ​

Guna menjaga situasi tetap kondusif, Polres Gresik berkomitmen untuk melakukan pemantauan secara berkala. Pengawasan tidak hanya difokuskan pada fluktuasi harga, tetapi juga untuk mencegah adanya praktik spekulasi atau penimbunan oleh oknum tidak bertanggung jawab yang kerap memanfaatkan momentum hari besar keagamaan. ​"Kami akan rutin turun ke lapangan untuk memastikan rantai distribusi tetap lancar dan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan harga yang wajar," pungkasnya.

Editor : Aini Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut