get app
inews
Aa Text
Read Next : Jaksa Kejari Sidoarjo Peraih Beasiswa S3 Kejagung Ini Promosi Jabatan Kasi PAPBB Kejari Sukoharjo

Diduga Jadi Gudang Penadahan, Polisi Amankan Puluhan Motor dan Mobil di Sukodono Sidoarjo

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:07 WIB
header img
Gudang Rongsokan di Sukodono, Sidoarjo diduga dijadikan tempat penadahan kendaraan curian. Foto:ist.

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id – Aktivitas mencurigakan di sebuah gudang rosokan di Dusun Beciro, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, akhirnya terbongkar. Aparat kepolisian menggerebek lokasi tersebut pada Selasa (27/1) malam dan mendapati puluhan sepeda motor serta beberapa unit mobil yang diduga hasil kejahatan.

Gudang semi permanen itu langsung disterilkan petugas. Seluruh kendaraan bermotor yang berada di dalamnya diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Penggerebekan dilakukan pada malam hari guna meminimalisasi pergerakan pihak-pihak yang diduga terlibat.

Kapolsek Sukodono AKP Iqbal Satya Bimantara membenarkan adanya penggerebekan tersebut. Namun, penanganan kasus kini sepenuhnya berada di bawah kewenangan Polrestabes Surabaya. “Benar, telah dilakukan penggerebekan dan ditemukan sepeda motor serta mobil. Operasi dilakukan pada malam hari. Saat ini kasusnya sudah diambil alih Polrestabes Surabaya dan rencananya akan dirilis langsung oleh pihak Polrestabes,” ujar AKP Iqbal saat dikonfirmasi, Rabu (28/1).

Pasca penggerebekan, kondisi gudang tampak sepi dan tertutup rapat. Tidak terlihat lagi aktivitas keluar-masuk kendaraan seperti hari-hari sebelumnya.

Salah satu karyawan tempat rongsokan di sekitar lokasi, Khasibu, mengungkapkan bahwa gudang tersebut selama ini dikenal warga sebagai tempat gadai sepeda motor. “Kalau izinnya tempat orang gadai motor, warga tahunya begitu,” kata Khasibu.

Ia menyebutkan, sedikitnya 85 unit sepeda motor diangkut polisi dari dalam gudang pada malam penggerebekan. Proses evakuasi kendaraan dilakukan menggunakan beberapa truk. “Kurang lebih ada 85 motor. Waktu diangkut pakai sekitar lima truk,” imbuhnya.

Menurut Khasibu, pemilik gudang bernama Soleh menerima kendaraan dengan sistem gadai. Warga sekitar pun kerap melihat orang datang dan pergi membawa sepeda motor ke lokasi tersebut. “Di dalam gudang motornya kelihatan ada STNK, tapi banyak yang tidak ada BPKB,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebagian besar sepeda motor yang digadaikan masih berstatus kredit dan belum lunas di pihak leasing. Bahkan, pada Rabu pagi setelah penggerebekan, masih ada warga yang datang untuk menebus kendaraannya. “Pagi tadi ada dua orang mau nebus motor. Saya arahkan ke Polrestabes Surabaya sambil membawa surat dari leasing, karena kebanyakan motornya masih kredit,” pungkasnya.

Editor : Aini Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut