GRESIK, iNewsSidoarjo.id – Menghadapi potensi ancaman cuaca ekstrem yang berisiko memicu bencana hidrometeorologi, Polres Gresik menggelar Apel Gelar Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Tahun 2026 di Lapangan Mapolres Gresik, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Jumat (6/11/2026) pagi.
Kegiatan lintas sektoral ini digelar untuk memastikan kesiapan seluruh personel serta kelayakan sarana dan prasarana (sarpras) dalam mengantisipasi situasi darurat di wilayah Kabupaten Gresik. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution. Turut mendampingi Wakapolres Gresik Kompol Rizki Santoso, jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek, serta perwakilan instansi terkait.
Kesiapan penanggulangan bencana ditunjukkan melalui keterlibatan ratusan personel gabungan. Selain jajaran TNI-Polri dari Kodim 0817 hingga satuan fungsi Polres Gresik, pasukan juga melibatkan personel dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik. Usai penyiapan barisan, AKBP Ramadhan Nasution didampingi jajaran pimpinan melakukan pemeriksaan langsung terhadap kesiapan fisik personel serta kelaikan peralatan keselamatan penanggulangan bencana.
Dalam amanatnya, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menekankan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana bukan sebatas rutinitas formal, melainkan bentuk tanggung jawab bersama untuk melindungi masyarakat. "Apel gelar pasukan ini bukan sekadar agenda rutin atau kesiapan teknis semata, melainkan ajang silaturahmi untuk memperkuat sinergi antar-instansi. Kebersamaan seluruh elemen menjadi modal paling vital saat kita dihadapkan pada situasi bencana," ujar AKBP Ramadhan.
Ia juga menginstruksikan agar seluruh jajaran memastikan kelayakan sarana pendukung secara detail sejak jauh hari. "Penanggulangan bencana menuntut kesiapan yang matang sejak awal, bukan hanya aksi mendadak saat kejadian. Pengecekan menyeluruh terhadap kondisi fisik peralatan maupun kesiapan personel sangat krusial. Hal-hal yang tampak kecil bisa berdampak besar saat bencana melanda," tegasnya.
Mengakhiri amanatnya, AKBP Ramadhan mengapresiasi koordinasi lintas sektor di Gresik yang terus terjaga harmonis, serta meminta alur komunikasi ditingkatkan agar respons di lapangan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penghormatan pasukan.
Melalui apel siaga ini, jajaran kepolisian bersama Pemerintah Kabupaten Gresik menyatakan siap mengantisipasi dan meminimalkan dampak bencana hidrometeorologi demi keamanan warga.
Editor : Yoyok Agusta Kurniawan
Artikel Terkait
