Cegah Bullying dan Radikalisme, Polresta Sidoarjo Bekali Pelajar Tanggulangin Edukasi Kamtibmas

Nanang Ichwan
Polisi memberikan sosialisasi pencegahan kenakalan remaja, bullying dan paham raadikalisme kepada pelajar smp muhammadiyah 8 Tanggulangin. Foto:ist

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Ancaman kenakalan remaja, aksi perundungan (bullying), hingga paparan paham radikal menjadi perhatian serius Polresta Sidoarjo. Untuk mencegah hal tersebut sejak dini, jajaran kepolisian terus menggencarkan edukasi kepada kalangan pelajar di lingkungan sekolah.

Kali ini, Sat Binmas Polresta Sidoarjo memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada siswa SMP Muhammadiyah 8 Tanggulangin, Sidoarjo. Kegiatan tersebut bertujuan membangun kesadaran hukum sekaligus memperkuat karakter generasi muda agar mampu menghadapi berbagai pengaruh negatif di lingkungan sekitar.

Dalam kegiatan itu, para pelajar mendapatkan pemahaman mengenai bentuk-bentuk kenakalan remaja, dampak buruk bullying, serta bahaya penyebaran paham radikalisme yang dapat mengancam persatuan dan keamanan masyarakat.

Kasat Binmas Polresta Sidoarjo Kompol Inggit Prasetiyanto mengatakan, sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan pola pikir generasi muda. "Lingkungan sekolah mempunyai peran penting dalam membentuk karakter dan pola pikir generasi muda. Pelajar harus mampu menjauhi perilaku negatif, tidak melakukan maupun menjadi korban bullying, serta tidak mudah terpengaruh paham radikal yang dapat merusak persatuan," ujar Kompol Inggit, Rabu (23/9/2026).

Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial juga menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar. Banyaknya informasi yang beredar harus disikapi dengan bijak agar siswa tidak mudah terpengaruh oleh konten negatif. "Gunakan media sosial secara bijak. Jangan mudah percaya atau ikut menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya, terlebih jika mengandung ajakan kekerasan atau kebencian," tegasnya.

Selain memberikan edukasi tentang bahaya bullying dan radikalisme, polisi juga mengajak para siswa untuk mengedepankan sikap toleransi, menghormati perbedaan, serta menyelesaikan setiap persoalan tanpa menggunakan kekerasan.

Kompol Inggit menyampaikan, pelajar juga memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), baik di sekolah maupun lingkungan tempat tinggal. "Jangan takut untuk melapor apabila mengetahui adanya potensi gangguan Kamtibmas. Informasi dari masyarakat, termasuk pelajar, sangat membantu dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan," ungkapnya.

Dalam penyuluhan tersebut, siswa juga diimbau segera menyampaikan kepada guru, orang tua, maupun pihak kepolisian apabila menemukan tindakan bullying, ajakan kekerasan, atau aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.

Pihak SMP Muhammadiyah 8 Tanggulangin turut mendukung kegiatan pembinaan yang dilakukan Polresta Sidoarjo. Edukasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat karakter siswa serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Melalui kegiatan ini, Polresta Sidoarjo berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang mampu menjaga diri dalam pergaulan, cerdas menggunakan media sosial, menghargai keberagaman, serta ikut berperan menjaga situasi Kamtibmas di lingkungan masing-masing.

Editor : Hidayat Adi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network