NGANJUK, iNewsSidoarjo.id - Sebanyak 57 Bhante peserta ritual Thudong kembali melanjutkan perjalanan kaki menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, setelah singgah di Kabupaten Nganjuk, Kamis (21/5/2026).
Rombongan dilepas dari Pendopo KRT Sosro Koesoemo Nganjuk usai bermalam di kawasan Klenteng Sukomoro, ditandai pelepasan burung Merpati sebagai simbol perdamaian. Perjalanan tersebut merupakan bagian dari tradisi spiritual tahunan menjelang perayaan Hari Raya Waisak 2026 di Candi Borobudur. Sepanjang melintasi wilayah Nganjuk, para Bhante mendapat pengawalan aparat serta sambutan warga dan pelajar yang berdiri di tepi jalan.
Sejumlah warga tampak membagikan minuman dan makanan ringan kepada rombongan yang berjalan kaki sejak pagi. Bhante Jinavaro mengatakan sambutan masyarakat di Nganjuk menjadi tambahan semangat bagi rombongan untuk melanjutkan perjalanan menuju Jawa Tengah. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan masyarakat Kabupaten Nganjuk. Sambutan hangat dari warga dan para pelajar di sepanjang jalan memberikan semangat besar bagi kami untuk melanjutkan perjalanan menuju Borobudur,” ujarnya.
Menurutnya, ritual Thudong tidak hanya dimaknai sebagai perjalanan spiritual umat Buddha, tetapi juga membawa pesan hidup sederhana, disiplin, dan perdamaian.
Sementara itu, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyebut kehadiran rombongan Bhante menjadi perhatian masyarakat karena perjalanan dilakukan dengan berjalan kaki lintas daerah hingga ratusan kilometer. “Ini menjadi momen yang sangat baik untuk mempererat nilai toleransi, persaudaraan, dan kedamaian di tengah masyarakat,” katanya.
Tradisi Thudong merupakan ritual perjalanan spiritual yang dijalani para Bhante dengan berjalan kaki dari satu daerah ke daerah lain. Pada pelaksanaan tahun ini, rombongan diketahui menempuh perjalanan dari Bali menuju Candi Borobudur untuk mengikuti rangkaian Waisak 2026.
Usai meninggalkan Nganjuk, rombongan dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju wilayah Jawa Tengah sebelum tiba di kawasan Borobudur dalam beberapa hari ke depan.
Editor : Yoyok Agusta Kurniawan
Artikel Terkait
