Rem Blong, Truk Wing Boks Picu Kecelakaan Beruntun dan Hantam Warung di Kletek Taman Sidoarjo

Nanang Ichwan
Kondisi terkini warung usai di seruduk truk boks. Foto:ist.

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id – Suara benturan keras memecah kepadatan lalu lintas di Jalan Raya Kletek, sebelum traffic light arah barat, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Kamis (12/2) sore. Sebuah truk wing box diduga mengalami rem blong hingga memicu kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan dan sebuah warung di tepi jalan.

Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Kapolsek Taman Kompol Kanisius Franata menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk wing box yang dikemudikan YOK, 45, warga Pangreman Kranggan, Kabupaten Mojokerto, melaju dari arah timur ke barat. “Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan diduga mengalami rem blong sehingga pengemudi kehilangan kendali,” ujar Kompol Kanisius Franata, Jumat (13/2).

Akibat hilang kendali, truk wing box tersebut menabrak truk box di depannya yang nomor polisinya belum diketahui. Benturan keras itu kemudian memicu tabrakan beruntun. Truk box yang tertabrak terdorong mengenai mobil yang dikemudikan M, 46, warga Jalan Dieng, Magersari, Kota Mojokerto.

Mobil tersebut selanjutnya terdorong lagi hingga menghantam sebuah mobil SUV yang dikemudikan HBS, 53, warga Puri Mas, Surabaya. Rangkaian kecelakaan depan-belakang itu membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat. Laju truk wing box baru terhenti setelah menghantam sebuah warung di tepi jalan hingga mengalami kerusakan cukup parah.

Kompol Kanisius Franata menegaskan, meski insiden tergolong serius, seluruh pengemudi dalam kondisi selamat. “Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini, hanya kerugian materiil. Diduga kendaraan truk wing box mengalami rem blong sehingga tidak dapat dikendalikan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa faktor kurang hati-hatinya pengemudi serta kondisi kendaraan yang tidak laik jalan menjadi dugaan penyebab utama kecelakaan tersebut.

Petugas Unit Lantas Polsek Taman segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi. “Penanganan awal dilakukan di lokasi dan permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan,” pungkasnya.

Editor : Aini Arifin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network